a poetry

" said that I don't need you
But I'm a liar
I swear I do
I do


Strip away vanity
Just as you comsume me
Broken smile, starless sky
Save it all, Say goodbye


You're out in left field
And lacking interest
You fight the boredom
But it makes no difference
Your mental health, kid
That's what's in question
Keep acting obscure
We'll keep them guessing


You wake to suffer through the day
Trade a dream for the pay
Well here's the fact, I hope it sticks
You're just alive out of habit


Smiles are no more than ( empty love )


Thanks again for my misery
And you run with fake friends
I'm sick of your sad songs and singalongs
I kind of like it when things are wrong.


All I know are apologies
Do you feel the shame?


The thing is
I'm not worth the sorrow
And if you come and
Meet me tomorrow
I will hold you down
Fold you in
Deep, deep, deep
In the fiction we live.


You should have been here months ago
With open arms and honest face


Feels like you could kiss
My imperfections away
And I would stand by your side
Until the sun turns the sky


I swear to you on everything I am
And I dedicate to you all that I have
And I promise you that I will stand right by your side
Forever and always until the day I die


Nobody made you king of the world
And I'm here to dethrone you
So kiss the ring motherf*cker
It's my time to shine


Maybe you can make a splint
For your broken ego


So I say thank you for the scars
And the guilt and the pain
Every tear I've never cried
Has sealed your f*cking fate


What did you take me for, a fool?
Or were you just too blind to see
That every effort made has failed
And there is no destroying me


Hate can be a positive emotion
When it forces you to better yourself


Now I'm driven to be ten times better than you think you are
Piece my piece I've built my walls
And burned the bridges down
That lead back to people like you


I will not be broken
I am the one


One can only feel desolate for so long
Until one starts to change
Into something the mirror doesn't recognize
I metamorphasize


Just live and breathe
And try not to die again.


When the shadows beam
Misery remains
I won't leave this time.
" — aimgir

taken from here http://www.goodreads.com/quotes

7 years!!!

Entahlah tiba2 saya merasa gak enak waktu bangun tidur tadi pagi, tidur sebelum subuh dan bangun jam 7an, dan solat subuh pun terlewatkan. tak bisa tidur, tak tau knp.
Padahal ingin sekali saya pejamkan mata ini tapi banyak hal yg berlarian dengan "liar" dipikiran.
Pikiran saya pun melompat ke 7 tahun yg lalu, hmmm. mungkin 10 tahun yg lalu, bahkan saya sendiri pun tak ingat karena liarnya. Pikiran dan ingatan saya melompat tanpa pola, bergerak secara acak, memaksa saya merunut dan mengumpulkan semua ingatan yg berserakan.

Kepingan2 memori tentang hidup dan cinta sangat mendominasi, terutama kepingan memori sejak 7 tahun yang lalu, 7 tahun yg benar2 penuh perjuangan, 7 tahun yg saya rasakan sebagai proses menuju yang namanya "dewasa", 7 tahun yg penuh dengan kejadian2 yg merubah hidup.
7 tahun yg merubah sosok Imam yg anak "baik" menjadi sedikit "liar" dan sediki "berani",

Masih ingat ketika pertama kali saya jatuh cinta, bener2 jatuh cinta, tak usah saya sebutkan di sini siapa orangnya karena bisa menimbulkan kegegeran, karena cinta ini tak pernah saya ungkapkan kepada orangnya. Saya tau saya jatuh cinta sama dia ketika saya menyadari ternyata "kimia" saya dan dia itu begitu kuat, untuk pertama kalinya saya mengalami yg banyak orang katakan atau sebut "Jatuh Cinta". Cintanya itu gak datang secara instan tapi melalui proses yg sangat panjang, berawal dari teman. tapi beruntunglah tak berakhir di ranjang.. Indah sangatlah indah. Saya merasa sangat beruntung ada Dia di cerita hidup saya.
Butuh lebih dari 2 tahun untuk meyakinkan diri saya bahwa dia itu bukan untuk saya. 2 tahun bukanlah waktu yang singkat ketika harus berperang dengan hati dan rasa rindu. Saya menyadari saya sudah move on ketika bertemu dengan dia, yg sebelumnya sangat saya hindari, karena "takut". Setelah bertemu ternyata dia tidak "semenakutkan" yang saya kira. Oh iya Dia juga yg mengisi postingan2 blog saya di FS dan di blogspot. Sekali lagi saya gak pernah Mention nama di blog itu.. :D. Banyak juga notes2 yang saya tulis tentang dia tapi tidak saya publish, hanya menjadi bagian dari memori hardisk di laptop saya.
Masih ingat ketika Dia komen di blog saya, dia bilang "Kenapa mesti Dia, knp gak gw aja", gw bales komen dia "Semua ini tentang kmu, selalu tentang kamu".. :D Dia memang terlalu indah untuk jadi kenyataan..
Sampai sekarang pun saya gak pernah tau bagaimana perasan dia kepada saya. Sempet sih saya pengen tau, tapi biarkanlah itu menjadi rahasia, terkadan lebih baik untuk tidak tau, dan berfikir seolah-olah dia juga merasakan hal yg sama.


Masih di periode yg sama kejadian terbesar yg sangat merubah saya adalah perginya Ayah saya. Seorang Imam di keluarga yang mengajarkan saya berbagai macam pelajaran tentang hidup, Nasihat2nya begitu terasa sekarang manfaatnya. Beliau adalah seorang yang sangat keras, mungkin itulah cara beliau mencintai saya, mendidik saya dengan keras karena beliau tau kehidupan di luar itu sangatlah keras. Seumur hidupnya hanya 2 kali saya melihat beliau menangis, pertama ketika saya di Khitan, dan kedua ketika pertama kali saya meninggalkan rumah untuk menuntut ilmu. Pada saat itu saya merasakan begitu besarnya cinta beliau.
Kehilangan beliau adalah kehilangan terbesar yg saya alami, kejadian yang hampir membuat saya menjadi skeptis terhadap konsep Ketuhanan, dan hampir membuat saya menjadi seorang "Atheis". namun beruntunglah saya karena masih ada Kakek dan Nenek saya yang membimbing saya. Mari kita sebut mereka pembimbing spiritual. Mereka dengan sabar menuntun dan membimbing saya untuk menemukan "Tuhan" dan menemukan jawaban atas semuanya. Ternyata jawaban yang saya cari itu ada di diri saya sendiri, jawaban2 tentang eksistensi Tuhan serta ketentuanNya terhadap Qodho dan Qadar. Tapi tak lama ini mereka juga dipanggil Tuhan setelah mengajari saya banyak hal, mungkin karena tugas mereka telah selesai dalam mengajari dan membimbing saya.
Satu yg bisa saya ambil, ternyata cinta saya kepada mereka tidak sebesar cinta Tuhan kepada mereka.

Periode ini juga saya merasakan bagaimana pontangpanting menyelesaikan kuliah saya. 2tahun lebih hanya untuk menyelesaikan Tugas Akhir. Saya sempat menyesal memasuki universitas dan jurusan tempat saya kuliah..satu hal yg menjadi penghibur saya adalah apabila tidak masuk jurusan itu saya gak akan bertemu teman2 yang sangat "menakjubkan" dan "unik" serta luar biasa. Tak ada jaminan bahwa saya masuk universitas atau jurusan lain saya akan bertemu dengan teman2 yg lebih baik dari mereka.

Saya juga merasakan bagaimana susah dan capenya mencari Rupiah.. pontangpanting kerja dari pagi ampe malam, yg hasilnya bisa dihabiskan hanya dengan hitungan menit, well saya juga jadi mengerti bagaimana cara menghabiskan uang untuk hal yg "tidak penting" dalam waktu singkat.

Kembali ke kepingan ingatan tentang masalah cinta, saya selalu semangat menuliskan tentang itu, entahlah kadang2 patah hati malah bikin saya produktif, dan saya sangat menikmati momen itu. beberapa teman saya menyebut saya gila atau masokis atau apapunlah itu yang artinya menemukan kesenangan dalam rasa sakit.
Setelah move on sama si Dia, saya mulai bermain api lagi, saya gunakan kata "api" untuk cinta, karena kadang2 suka sampe "kebakaran".
Saya skip saja "api"2 yg kecil itu karena hanya meninggalkan sedikit cerita di hidup saya.
Api yg sangat besar membakar saya setahun belakangan ini. Butuh tenaga ekstra untuk memadamkannya. Api yang berawal dari "jempol kaki" saya, klo kata Colbie: "it's start from my toes" ahahha.. gak akan saya ceritakan secara detail di sini, PM please for further info.. :)
Atau mungkin saya ceritakan saja sedikit, awal mula saya merasakan ada "api" ketika pertama kali dia memotong kuku kaki saya yang sudah cukup panjang dan tak enak untuk diliihat, status kita pada saat itu masih berteman, sedikit kaget dan bingung ketika dia "memaksa" saya agar mau dipotongin kuku kakinya, karena seblmnya gak pernah ada orang lain yg motongin kuku kaki saya selain Ibu saya. Dan pada saat itu mulailah ada "Api" (baca: cinta) yg membara.
Namun ternyata kenyataan tidak seindah impian, kembali saya dihadapkan kenyataan bahwa Dia ini bukanlah buat saya, bener kata orang apabila kita berharap terlalu banyak, dan ketika harapan itu tak dapat terpenuhi, hanya sakit dan kecewa yang tersisa. Berkaca pada kegagalan sebelumnya maka I try to fix instead to move on. Tapi setiap kali saya mencoba saya selalu dihadapkan kenyataan yg tidak sesuai harapan.
Pada akhirnya saya memaksa api itu semakin kecil dan meredup, dan akhirnya padam, untuk kedua kalinya saya move on.

Beruntunglah saya dalam periode 7 tahun saya di Bdg saya dikelilingi oleh orang2 "hebat", teman2 setia yg selalu ada dan mendukung semua langkah2 dan keputusan saya. Mereka tak pernah menyalahkan saya dan menyudutkan saya ketika saya salah mengambil keputusan, mereka selalu ada apapun dan bagaimanapun keadaan saya.
Akhirnya saya keluar juga dari Bdg. mencoba hijrah entah ke mana. Menunggu angin berhembus membawa serta saya.

teringat kata2 Imam Syafi'i:
Sungguh aku melihat air yang tergenang membawa bau yang tidak sedap. Jika ia terus mengalir maka air itu akan kelihatan bening dan sehat untuk diminum. Jika engkau biarkan air itu tergenang maka ia akan membusuk.
Singa hutan dapat menerkam mangsanya, setelah ia meninggalkan sarangnya. Anak panah yang tajam tak akan mengenai sasarannya, jika tidak meninggalkan busurnya.
Emas bagaikan debu, sebelum ditambang. Pohon cendana yang tetancap ditempatnya, tak ubah seumpama kayu bakar (kayu api).
Jika engkau tinggalkan tempat kelahirnmu, engkau akan menemui derajat yang mulia ditempat yang baru, dan engkau bagaikan emas sudah terangkat dari tempatnya.


Sekarang saya mencoba menjalani kehidupan yang baru, semangat baru, membuka lembaran2 baru hidup saya..
Saya percaya suatu waktu saya akan menemukan kehidupan dan cinta yang baru, kehidupan dan cinta yg memberi warna dan perubahan dalam hidup, memberi cerita dan warna dalam buku kehidupan saya.



Demi Bangsa Negara Agama dan Persib Bandung!!!

__Kuningan 24 Oktober 2009 sore setelah hujan lebat

mimpi

beberapa hari kemaren gw sempet mimpi, mimpi yg sangat gw harepin, dan kena bgt tuh mimpi.. gw mimpiin bokap, udah lama bgt gw gak mimpiin bokap gw, kangen bgt gw,, tapi di mimpi itu bokap gw terlihat muda, mungkin gambaran bokap waktu masih muda ya.. sktr 30an lah umurnya.. seneng bgt gw bisa ketemu bokap lagi walopun itu di alam mimpi.. kli in gw gak akan ngebahas tentang betapa gw kangen bokap, itu sih obviously to see. :D, tapi gw mo cerita tentang isi percakapan gw sama bokap di dlm mimpi itu, percakapan yg sangat menempel dan berkesan di ingatan gw..

seeting mimpi itu gw kita sekeluarga lagi ada di acara keluarga, mungkin nikahan sodara kayanya..
bokap sama nyokap duduk di dpn gw, nyokap di kiri bokap di kanan,.. nyokap pake baju bunga2 dan bokap pake kemeja warna putih plus pantalon, percakapan pun terjadi, yg paling gw ingat yaitu dalam percakapn berikut:
...
"Kamu pengen apa..?", tanya bokap dengan wajah penuh senyum dan wajah penuh dengan bulu2 tipis yg baru tumbuh setelah bercukur diwajahnya menambah kesan gagah.. ah like father like son.. :D

"pengen nikah", jawab gw dengan spontan, dan dengan muka polos tak berdosa dan tentu saja dengan muka yg lucuimutmenggemaskan :D, ntah lah ko bisa gw menjawab spt itu, gw heran sendiri ko gw bisa kepikiran menjawab itu,. ah naluri atau emang keinginan terpendam..

"kamu punya apa..?", bokap bertanya lagi dengan mimik muka santai dan sebuah senyum simpul, nyokap yg berada di samping bokap juga demikian, terlihat menahan senyum..

"gak punya apa2.." ,dengan ringan gw jawab dengan penuh kejujuran, lah masa sama bonyok aja boong untuk masalah beginian,

"punya duit..?" tanya bokap kembali.. "engga" jawab gw, "trus mo nikah pake apa..? duit kan gak punya kerjaan blm juga bener" masih sambil tersenyum bokap bicara, mungkin dalam pikirannya dia bicara "ckckck ternyata anak gw udah gede ya, udah pengen kawin aja.."
masih sambil tersenyum bokap nerusin bicara "udah jangan mikirin kawin dulu, nyari aja dl duit yg banyak, konsentrasi terhadap karir, kejar cita2 dulu, kan banyak keinginan yg blm terealisasi", skrg bokap menjawab dengan agak serius.. trus gw bilang ke bokap "siap pah.." ah jawaban yg sangat tulus, dan tak terbesit keinginan untuk mendebat,..

gw berpikir wah jarang2 nih gw ketemu bokap di dalam mimpi, gw udah nyiapin banyak pertanyaan yg mau gw tanyain.. namun disaat gw mo mulai bertanya, ko terdengar suara yg gw kenal di dalam mimpi ini, suara yg gak asing.. dan suara itu terdengar semakin keras dan keras dan ko semakin tinggi ya nadanya dan cenderung membentak..,
"Mam Sahur.. Sahur.. sahurr, bangun oi sahur", ternyata itu suara temen sebelah kamar ngebangunin buat sahur, .. buyar deh mimpi gw,... dan dengan terpaksa gw bangun dan bengong di meja makan di dapur mau sahur apakah pagi ini..

pertemuan yg begitu singkat dan langka, namun pertemuan tersebut begitu berkesan dan berarti. Pertemuan yg membuat gw tersenyum dan pertemuan tersebut merupakan sebuah encouragement buat gw.. tapi pas di mimpi itu kenapa bokap malah nanyain masalah duit yak.. kenapa gak tanya "Punya ce ga..?" atau bertanya "punya calon gak..?" mungkin bokap udah tau gw gak punya ce jadi pertanyaan itu gak ditanyain.. ahahhaha.. emang bokap pengertian i heart u Pap...

Andai saja (mencoba berandai-andai) pertemuan itu berlangsung lama mungkin gw akan curhat sama bokap, mungkin gw tanyain, siapa ce yg cocok buat gw, yah at least pah siapa ce yg patut gw kejar atau worth it gw kejar cintanya, walaupun cinta gw gak ditrima.. ahahaha, mudah2an aja bokap gak akan jawab Luna maya atau Dian Sastro, itu mah udah jelas DITOLAK!! ahahha..
Juga gak lupa gw akan tanyain bokap ketemu sama bokap2 nya temen2 gw gak.. atau ketemu om gw.. trus klo ketemu tolong sampein anak2nya kangen, pengen ketemu juga atau setidaknya dikunjungi dalam mimpinya, dan tolong sampaikan bahwa kita di sini berteman dengan baik..

Tapi kenapa yak gw jawab pengen nikah apakah gw sebegitu pengennya nikah.. perasaan mah biasa2 wae.. mungkin ini dorongan dari "arus bawah", dan di bawah alam sadar gw, ahahaha, coba aja gw jawab, pengen Ferari atau pengen Bentley, bokap ngasih gak.. :D.. lain kali klo ditanya gw akan jawab itu ah.. :D

mudah2an ada lain kali, mudah2an Allah masih ngasih kesempatan buat bokap berkunjung lagi dan kita bisa bercerita banyak hal, dan gw mulai membuat list apa yg mau gw tanyain dan sampein klo gw bertemu bokap lagi di alam mimpi.. amiin.. love u Pap..!!

sebuah doa yg selalu gw panjatkan sehabis solat:

ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO

“ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil ”


amiiin..

nb: Pap klo ketemu sama MJ titip salam yak klo bisa sekalian mintain tanda tangan, i'm his biggest fans.. :D,

kemapanan

Terlibat percakapn yg menarik dengan seorang teman.. dia menceritakan masalahnya.. masalah yang dihadapi, ternyata masalahnya itu sama dengan yg sedang dihadapi teman saya yg lain,..

kenapa semuanya mesti pake ukuran kalian, ukuran manusia ukuran yg hanya terbatas pada pikiran dan logika2 yg gak ada ketetapan pasti, coba kamu bandingkan ukuran2 yg kalian punya dengan ukuran orang lain pasti berbeda, karena ukuran itu relatif .. kalian hanya melihat apa yg bisa kalian lihat, kalian hanya meraba apa yang hanya bisa kalian raba, kalian hanya mendengar apa yang kalian dengar.
Ukuran dan standar kemapanan yang kalian pake gak bisa diterapkan mungkin malah terlalu tinggi buat orang lain, itukah ketakutan kalian ketika laki2 kalian mengajak menikah, ..? sempit sekali ternyata pikiran kalian itu, kalian belum memahami konsep "pintu rizki akan terbuka ketika sudah menikah", dari cerita kalian aku tahu laki2 kalian bukanla seorang gelandangan, bukan pula seorang yg gak berpendidikan dan seorang penganggur, semuanya orang yg berkecukupan klo dilihat dari kacamata aku, aku bingung standar apa yg kalian pakai..? ukuran2 yg semu, apa kalian memang gak pandai bersyukur dengan apa yg kalian punya..

disela percakapan aku cukup tercengang dan kaget dengan kalimat2 yg sama persis kalian ucapkan "kayanya laki gw mending balik lagi aja sama mantannya" yg satu lagi bilang "gw ikhlas klo dia menemukan wanita lain"...

heiii kalian..!!! *sambil nampar pipi kalian satu2 biar sadar
ternyta cuman segitu doang isi kepala kalian, kalian gak mau pertahanin hub. itu cuma karena belum menemukan kemapanan yang aku lihat kemapanan dalam hal ekonomi, coba cara paling sederhana turunkan standar kalian dalam bidang ekonomi, toh tujuan utama pernikahan adalah untuk beribadah dan menyempurnakan separuh Din, bukan untuk memperkaya diri, yakinkan diri kalian kalian akan menghabiskan sisa hidup kalian dengan orang yg kalian sangat cintai, bukankah itu sangat indah, kalian akan berada di samping laki2 kalian di saat senang dan susah, dengan demikian perkawinan kalian akan terjaga apabila dilandasi oleh cinta. Coba bayangkan klo kalian menikah bukan atas nama cinta, tetapi hanya berdasarkan "kemapanan" yang selalu kalian agung2kan itu, apakah ada jaminan "kemapanan" itu akan bertahan lama, akan abadi, dan apakah jika "kemapanan" itu telah hilang kalian masih mau berada di samping laki2 tersebut ketika alasan kalian menikahi dia sudah tidak ada..?

sekali lagi jangan terpaku dengan ukuran2 yg kita punya, percayalah Allah maha mengetahui apa yg terbaik buat kita, dan jangan lah merasa takut apabila menikah kelak kita gak bisa makan, gak punya apa2,, percayalah pada janji Allah :
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". [An-Nur : 32]
nasihat dari gw, pertahankanlah hubungan kalian yg didasari oleh cinta itu, sudh bertahun2 kalian menjalin cinta sangat disayangkan apabila harus diakhiri krn pikiran2 sempit tadi.. hilangkanlah keraguan, fahami konsep kemapanan yg diajarkan oleh Allah dan RasulNya bukan hanya konsep kemapanan yang ada di pikiran kita,
teruslah berdoa dan berusaha and God will take care of the rest

nb: gw masih di sini kapan pun kalian butuh pendapat dan encouragement

tanpa judul

Gak kerasa.. bentar lagi tgl 15 agustus 09, kamu akan memulai menjadi mahasiswa lagi dan pada tanggal itu juga kosan aku di sini sudah habis, suatu kebetulan, tapi terlalu banyak kebetulan, tampaknya pendapat Einstein kalah, ternyata tuhan pintar bermain dadu. Aku mesti pindah.. aku akan beristirahat sejenak di rumah.. untuk mempersiapkan (insya allah) perjalanan panjang, perjalanan menantang dunia.. :D

tgl 15 ini kita sama2 memulai langkah baru di kehidupan ini, sama2 memasuki dunia baru.. menjalani tantangan baru dalam hidup. Kamu tak perlu berkecil hati karena gak ketrima di Univ. pilihan kmu. Mungkin kmu emang gak cocok berprofesi sebagai Psikolog :D . Mungkin kamu cocoknya jadi manajer yg handal.. :). barusan aku baca tentang kurikulum program di univ. tempat kamu kuliah, mata kuliah nya bagus2 dan tampaknya up to date dengan keadaan sekarang dan dibutuhkan pasar, aku yakin ketika kamu lulus dari univ. itu kamu akan mudah mendapat kerja dan menjadi seorang yg kompeten (sebelumnya aku suka bilang kamu gak kompeten.. :D that was just kidding.. ) di bidangnya. I believe u'll gain success in everything.. what u should do is keep trying and praying then believe that god will take care of the rest..

i'll always here, anytime u need me,, u need help for college, thesis.. solution for your life.. or just motivation and encouragment, just ask me.. because u have been my precious baby, and always be..

here. i always pray for your happiness, i always ask God to show and give u the best. Believe me, God never shows us something we aren't ready to understand. Instead, He lets us see what we need to see, when we need to see it. He'll wait until our eyes and hearts are open to Him, and then when we're ready, He will plan out feet on the path that's best for us...but it's up to us to do the walking..

ps: kamu baik2 ya di sana.. Percayalah aku di sini baik2 saja, dan aku harap kamu pun begitu,

Personality Test.

baru ikutan kuis di sini ini dia hasilnya.. kayanya ada benernya juga.. :D

Your view on yourself:

You are intelligent, honest and sweet. You are friendly to everybody and don't like conflict. Because you're so cheerful and fun people are naturally attracted to you and like to talk to you.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:

You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.

Your readiness to commit to a relationship:

You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.

The seriousness of your love:

You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.

Your views on education

You may not like to study but you have many practical ideas. You listen to your own instincts and tend to follow your heart, so you will probably end up with an unusual job.

The right job for you:

You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.

How do you view success:

You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.

What are you most afraid of:

You are concerned about your image and the way others see you. This means that you try very hard to be accepted by other people. It's time for you to believe in who you are, not what you wear.

Who is your true self:

You are full of energy and confidence. You are unpredictable, with moods changing as quickly as an ocean. You might occasionally be calm and still, but never for long.

story..

ada seorang temen gw yg ikutan salah satu writing contest, dia ngangkat atau terinspirasi dari my love story.. dan ternyata masuk nominasi.. dan akhirnya juara 3.. dia menuliskan ceritanya dengan sangat bagus menurut pendapat gw.. penggambaran emosinya sangat bagus.. sangat mirip dengan apa yg gw rasain, gw alamin.. it's like a dejavu when i read it.. beautiful words, beautiful story.
let me share a scene yg jadi favorit the author....

He turns on the radio, letting it in, letting it sink, getting rid of the cold sweat.
Pondering what the hell he is suppose to feel? Should he be grateful? Should he be angry? sad? frustrated?

He look at at the watch. ten more minutes, she has said. she would come in ten more fucking minute. And then what? savor togetherness? feel sorry? embrace the last chance?

I want everything. i want everything. i want everything.
if this the last time, then i want everything. fights, love, tears, laugh, kiss... i want every-single-thing.

He knows he is going to give it all. He doesn't want to have anything left after this of there nothing left to enjoy but a memory.
He pace around the small room cursing at the time.
is it too fast? is it too slow? is life a liar?

He wants to change his clothes. He wants to change the sheets, making it special. But then again for what? He is, at the end of tonight, is going to let her go.
With God will, he will pull through and he will not cry.

Then he heard her.
First, the sound of her car hat makes that special screech sounds. his heart racing harder.
Then the sound of her heels. He can imagine her looking so perfect.
Then the sound of the door being unlocked. He can already smell her perfume.

He closed his eyes,
there is the love of his life.
beautiful story isn't it..?
keep writing my friend, it's my pleasure to share my story with u..