big step

saya mau bercerita apa yg terjadi di kehidupan saya bbrp bulan ke belakang.
banyak langkah dan besar yg saya ambil dalam jangka waktu tersebut, langkah dan keputusan tersebut tampaknya mengubah banyak hal di kehidupan saya sekarang dan mungkin di masa yang akan datang
pertama yaitu memutuskan untuk keluar dari bandung, terasa berat memang meninggalkan semua itu, tapi apa boleh buat tuntutan yang memaksa saya untuk membuat keputusan itu, awalnya memang berat tapi ketika niat dimantapkan untuk berbakti kepada orangtua, dan berharap ini termasuk jalan ibadah, saya jalani.
Memang benar ridho allah bergantung kepada orang tua, semua dimudahkan, saya berkesempatan mengabdi kepada negara dengan ketrima sebagai PNS di salah satu kementerian yg unit kerjanya ada di dekat tempat tinggal saya. awalnya memang sayah biasa2 aja menerima hasil ini, namun lama2 saya berpendapat ini adalah sebuah anugrah dari Allah, dan saya memang sudah semestinya bersyukur.
Memang awalnya seakan2 saya melakukan semua itu (pindah dari bandung, dan ikutan tes CPNS) hanya mengikuti keinginan orangtua, namun saya akhirnya menyadari semua ini untuk kebaikan saya juga, salah satu jalan untuk berbakti kepada orangtua. dan semuanya dimudahkan.
Masih ada PeeR satu lagi yg mesti saya lakukan untuk membahagiakan ibu saya dan lagi2 ini juga merupakan kebaikan untuk diri saya sendiri, yaitu menikah.
Beberapa hari yang lalu, saya menyatakan keinginan saya itu (menikah) kepada ibu saya, Saya bilang saya akan menikah setelah lebaran tahun depan, walaupun masih belum ditentukan lebaran idul fitri atau lebaran haji. Ibu saya kaget bercampur senang ketika mendengar itu, namun pertanyaan klise muncul, sama siapa.? udah ada calonnya belum? bawa kesini pacarnya, secara saya gak pernah membawa teman wanita saya ke rumah untuk dikenalkan kepada orangtua dan keluarga sayah.
Belum ada jawab saya.. hehehehe. yang penting sayah udah mempunyai niat dan keinginan.
Yang saya kaget ketika saya ditanya sama keluarga besar saya waktu kumpul, katanya saya abis lebaran tahun depan nikah, wah ternyata ibu saya udah bercerita kepada sodara dan kerabatnya, dan ternyata ibu saya bercerita sambil menangis bahagia.
Ketika saya membuat keputusan itu perasaan sayah biasa aja, tapi ternyata ibu saya menanggapinya dengan sangat antusias dan dipenuhi kebahagiaan.

Saya senang sih bisa membuat ibu saya bahagia, dan akhirnya saya bertekad untuk mewujudkan itu, memberi kebahagian yg nyata :D bukan hanya dengan janji. dan lagi2 saya tahu bahwa ini bukan hanya sekedar membahagiakan orangtua tapi juga untuk kebaikan saya sendiri.
sekarang rencana besar terbentang di depan saya, masih ada satu tahun lebih untuk mempersiapkannya, termasuk mencari calonnya. saya masih berharap diberi kemudahan lagi seperti sebelum2nya. saya yakin, seperti pepatah di mana ada kemauan di situ ada jalan!! :D
Bismillah!!

heading to december

2 tahun lalu kisan bulan basahku dimulai
1 tahun lalu kisah bulan basah ini usai..
Desember, ya bulan ini pertama kali kita bertemu
namun entahlah itu sebuah berkah atau kutukan.
Masih ingat waktu itu..
Ketika hanya dalam hitungan menit kamu membuat aku tersentak
seakan dunia ini tak lagi ramah padaku, membenci seakan ingin menenggelamkanku.
Katakan pada mereka, orang lain jangan kepadaku!!
Kamu boleh butakan mataku,
Kamu boleh tulikan telingaku
Kamu boleh patahkan tangan dan kakiku
Kamu boleh ambil semuanya dariku
Tapi jangan kamu hancurkan hatiku
Karena..
Hidupku bukanlah milikmu
Hidupku bukanlah kamu

Beberapa menit yang kamu buat tak akan dan tak akan pernah cukup untuk meruntuhkan duniaku
Tapi berbulan atau bahkan bertahun yang aku jalani akan sangat cukup bagimu untuk tahu dan sadar ...

Kamu bukanlah segalanya.

Kini semuanya telah terhapus jauh oleh gundah dan aku pun hanya terdiam
Memendam.. entah suka entah iba entah cinta atau mungkin DENDAM
Sudah lama tak ada cerita yang aku tulis tentang Dia
Hanya ku simpan sendiri sebagai bukti bahwa dia memang pernah jadi milikku

Kini bulan Desember akan datang lagi, sebuah bulan basah, dimana langit bersiap berpesta menyambut datangnya tahun yg baru, yang mungkin membawa perubahan yang lebih baik.
Datang dengan cerita baru
Entah dengan apa atau siapa
Yang aku tahu ini bukanlah tentang Dia semoga.
Akankah aku tulis kembali cerita baru di bulan ini, atau harus menunggu sampai tahun berganti? entahlah.

Atau aku harus berhenti bercerita bergeming entah hingga berapa lama
Menunggu hujan reda, dan aku pun mulai bercerita lagi tentang Aku, bukan Dia ataupun Mereka.

exception

54 menit lepas tengah malam, hari pun sudah berganti jadi jumat, ditemani dengan segelas jus dan sebungkus rokok. Hanya satu tujuan saya menulis ini, menulis di blog yg lama tak terurus, tak terjamah, tak diperhatikan. Tempat yg selalu gw jadikan tong sampah yang menampung segala keluh kesah, caci maki, kerinduan yang terpendam, dan yg pasti kegundahan hati. Walaupun beberapa komentar mengatakan aura blog ini negatif, biarlah hal2 yg positif menurut orang2 saya tumpahkan di tempat lain. Blog ini biarlah menjadi tong sampah selamanya.

Entah.. entahlah knp tiba2 gw merasakan "kosong", tampaknya telah lama sejak terakhir kali gw merasa sekosong ini, sampai gw lupa kapan terakhir kali mengalaminya. Ya hati!, gw lagi membicarakan masalah hati, hati yg kosong, feel empty inside, sepi.. kesepian. gundah gulana, apapun itu istilahnya u name it!

Gw coba menyelami perasaan ini, menyelami kekosongan ini, kesimpulan yang gw dapet ternyata ke-gloomy-an ini karena gw merasa kesepian.. loneliness..

kesepian yang membawa gw ke dalam keadaan merindu. Bukan merindu kepada seseorang yg gak telah pergi dari hidup gw, bukan itu yg menjadi persoalan, walaupun ada tapi hanya sedikit berperan dalam keadaan gw saat ini. Tapi kerinduan untuk dicintai dan mencintai.

Klise, pasti banyak orang yg berpendapat seperti itu, namun WTF dengan pendapat orang, this is about me, nothing to do with others.

merindukan suatu hubungan, tak mesti hubungan yg mesti ada ikatan seperti halnya pacaran. Tak muluk yg gw inginkan, gw hanya inginkan yg sederhana, sesederhana saling bertanya kabar dari seorang yg gw cintai, tak peduli mesti memiliki atau tidak. that's it. Muluk kah..?.

Merindu seseorang yg gak gw tahu, merindu seseorang di masa depan.

diringi lagu dari Paramore - The Only Exception yg gw puter berulang2.

Maybe I know somewhere deep in
my soul that love never lasts.
And we've got to find other ways
to make it alone or keep a straight face.
And I've always lived like this
keeping a comfortable, distance.
And up until now I swore to myself
that I'm content with loneliness,
'cause none of it was ever worth the risk.


what i need is someone who will be my only exception

The ache I feel inside

Tears don't come easily to men. this behavior still defined by stigma and gender expectations, whereas crying is natural response of any human being. Boys may cry, but for men,they seldom do. When men cry, they deeply emotion. Sometimes they show it, but sometimes they cry inside, and those cry never stop.

And this happens to me now, when i see or read something which reminds me about my beloved father, yes my father.
Like a lot of others i have emotional moments but i mainly feel numb about it. People tell me i'm handling it well, but they were wrong. I just can't take in. The thought of i can't see him again really breaks my heart and even though i know it's true i still can't believe it. This truly is a very difficult thing to deal with. I still have a very tough time at times to go through this life without my dad. I don't understand what life is all about when you have to lose the ones you love the most. It is such a waste. We were truly the best of friends, yet, I still lost him. I feel all alone like the only person who truly loved me is gone and lost forever.

But life must go on. Time heals many things, Life is still worth fighting for'

"You cannot prevent the birds of sorrow from flying overhead, but you can prevent them from building nests in your hair"- Chinese proverb


It's never been easy for me to write this all, but i need to, i need to blow the words from my head. It helps to write all this stuff down and I hope it strikes a chord with other people. Regardless of what happened in the past, I count myself lucky to have had him as my father.

Thank u for listening eh reading :)

let me sing a song

The flowers cut and brought inside
Black cars in a single line
Your family in suits and ties
And you're free

The ache I feel inside
Is where the life has left your eyes
I'm alone for our last goodbye
But you're free

I remember you like yesterday
Yesterday
I still can't believe you're gone
Oh I remember you like yesterday
Yesterday
And until I'm with you, I carry on


Adrift on your ocean floor
I feel weightless numb and sore
A part of you and me is torn
You're free

I woke from a dream last night
I dreamt that you were by my side
Reminding me I still had life
In me


Every lament is a love song
Yesterday, yesterday
I still can't believe you're gone


Every lament is a love song
Yesterday, yesterday
Selendang Pelangi Selendang Pelangi by Toeti Heraty


My rating: 4 of 5 stars
Kepada Cintaku
Di Bumi Allah

Apa kabar Cinta, Semalam kau ada di sini, tebarkan lagi keharuman sepucuk mawar kuning yang hampir mati. Kuncup-kuncup layu merekah sesaat, terimakasih. Seperti haus yang dikenyangkan oleh seteguk air. Wajahku merona semu, hatiku tetap biru. Kau hanya datang lewat mimpi, namun ingatan tentang mimpi itu masih terbayang sampai sekarang. Hidup adalah bagian terbaik dari mati dan Kau adalah bagian terbaik dari mimpi . Tak setiap malam kau mampir ke dalam mimpiku, ketika kau datang hanya sebentar kau mampir, Kau menemuiku bagai cahaya yang melesat , seketika alam di sekitarku padam, aku telah kehilangan waktu untuk abai padamu.
Aku ingin selalu tidur, terpejam dikala malam tiba, namun Lihatlah, malam tidak lagi membuatku terpejam, siang tak lagi membuatku bekerja, pikiranku asyik melukis rasa dada, mata redup tanpa cahaya, dunia tak berarti apa-apa.
Aku selalu terjaga di kala malam tiba, Aku berjaga dengan segelas kopi, oh, siapa tau engkau menyapaku, harapan menusuk hati, benar nyeri. Nyatanya. Aku sendiri taklah mungkin kembali. Semua harus berlalu dan kembali dalam wajah malam. Lalu gerimis mendinginkan luka, membikin bayangan memantul galau di genangan gelas kopi. Dalam riuh angin, sunyi pun di hati, hingga gerimis henti: ingatan membuatku lunglai. Sampai kini, aku masih merasa kau milikku sendiri.

Cintaa,
Andai saja bisa Aku ingin menjadi malam semalam saja supaya dapat kudatangi rumahmu, kuselimuti kau dalam lelap tidurmu dan kukunjungi mimpimu, kuingin tahu, adakah aku di situ. Dan ketika kau buka matamu aku mungkin sudah tiada. Hanya cinta yang membuatmu merasa bahwa aku pernah dan akan selalu ada .

Cintaa,
Bertahun-tahun kita bersama selalu ada cerita indah, Setelah kau pergi, kau terus merampas hatiku, bahkan setelah aku membebaskan mereka menembus kulitku, membuat bekas yang tandus oleh waktu, kau tumbuh kian ganas di nafasku. Dan aku hangus dalam amarah tak putus asamu.
Cinta.. Andai aku bisa memutar waktu dan jika boleh mencintai dengan sungguh, tanpa takut kelak terluka, pastilah sempurna hatiku, jika dapat dicintai sepenuh hati, tanpa membuat terikat seinci, tentulah jiwaku hidup merdeka.

Oooh Cinta
Selalu Ada rasa tentram di setiap ingatan cemas padamu, adakah bayanganku yang tak bergerak di gigir tubuhmu yang rimbun cendawan dan jamur waktu. Dalam jarak dan jalan kusam yang menyatuni helaan nafasku, cemas menepi, diluar jaga didalam angin yang menolak bau tubuhmu. Andai saja engkau tau saat ini aku dipenuhi dengan kerinduan, Aku ingin melukis wajahmu yang temaram dengan kuasku yang menggeletar rindu. Di kanvas langit yang memerah akan kubingkai dengan mega senja dan kugantungkan di dinding redup bumi, Aku ingin melukismu di kanvas hatiku.

Cintaa..
Di Tengah cinta yang luas ini mengapa rasa takut menjangkauku dadaku berdarah dan gemetar tetapi orang-orang menganggapnya CAHAYA. Dengan mata haus kejelasan mereka berbondong-bondong memandangi CAHAYA. Kini yang kupunya rasa malu dan luka-luka ini di atas bumi yang bebas, jiwaku mengapa setiap jalan dipenuhi kerinduan, aku bahkan tak dapat menjangkau DIRIMU yang menerimaku sebagai kegelapan

Cintaa..
Percayalah, tidak ada yang berubah dalam hari-hariku. Aku masih orang yang sama yang menunggu kehadiranmu, masih berharap kamu segera datang menyapa aku, menemani kesepian dan kesendirianku, dan bilang kamu bersedia apabila aku meminangmu. Didalam penantianku akan ku tanam pokok-pokok melati di hatiku dan kuantar bunga-bunganya kepada hatimu

Selamat UlangTahun dan Valentine

Kuningan 10 Februari 2010

Jodoh CIntamu




----------------------------------------------------------------


gara2 review dari Indri dan Panda saya jadi tertarik baca buku ini.. mo menyelami puisi2 di dalam buku ini dan membiarkan diri ini tertohok, atau lebih tepatnya "kasuat2" ahahha

sebuah surat buat Cinta.. kalo ada yg ketemu sama si Cinta, tolong sampaikan surat ini, makasih.. :D
catatan yg pake font italic adalah puisi yang saya kutip dari buku ini.

kesimpulan saya setelah membaca buku ini adalah, tidak ada kesimpulan, review ini hanya wujud kerinduan kebosanan saya saja, saya hanya menuliskan What I learned from this book yaitu puisi ini bisa dibuat jadi surat. (ini termasuk kesimpulan bukan sih.?)
terima kasih.


View all my reviews >>

a poetry

" said that I don't need you
But I'm a liar
I swear I do
I do


Strip away vanity
Just as you comsume me
Broken smile, starless sky
Save it all, Say goodbye


You're out in left field
And lacking interest
You fight the boredom
But it makes no difference
Your mental health, kid
That's what's in question
Keep acting obscure
We'll keep them guessing


You wake to suffer through the day
Trade a dream for the pay
Well here's the fact, I hope it sticks
You're just alive out of habit


Smiles are no more than ( empty love )


Thanks again for my misery
And you run with fake friends
I'm sick of your sad songs and singalongs
I kind of like it when things are wrong.


All I know are apologies
Do you feel the shame?


The thing is
I'm not worth the sorrow
And if you come and
Meet me tomorrow
I will hold you down
Fold you in
Deep, deep, deep
In the fiction we live.


You should have been here months ago
With open arms and honest face


Feels like you could kiss
My imperfections away
And I would stand by your side
Until the sun turns the sky


I swear to you on everything I am
And I dedicate to you all that I have
And I promise you that I will stand right by your side
Forever and always until the day I die


Nobody made you king of the world
And I'm here to dethrone you
So kiss the ring motherf*cker
It's my time to shine


Maybe you can make a splint
For your broken ego


So I say thank you for the scars
And the guilt and the pain
Every tear I've never cried
Has sealed your f*cking fate


What did you take me for, a fool?
Or were you just too blind to see
That every effort made has failed
And there is no destroying me


Hate can be a positive emotion
When it forces you to better yourself


Now I'm driven to be ten times better than you think you are
Piece my piece I've built my walls
And burned the bridges down
That lead back to people like you


I will not be broken
I am the one


One can only feel desolate for so long
Until one starts to change
Into something the mirror doesn't recognize
I metamorphasize


Just live and breathe
And try not to die again.


When the shadows beam
Misery remains
I won't leave this time.
" — aimgir

taken from here http://www.goodreads.com/quotes

7 years!!!

Entahlah tiba2 saya merasa gak enak waktu bangun tidur tadi pagi, tidur sebelum subuh dan bangun jam 7an, dan solat subuh pun terlewatkan. tak bisa tidur, tak tau knp.
Padahal ingin sekali saya pejamkan mata ini tapi banyak hal yg berlarian dengan "liar" dipikiran.
Pikiran saya pun melompat ke 7 tahun yg lalu, hmmm. mungkin 10 tahun yg lalu, bahkan saya sendiri pun tak ingat karena liarnya. Pikiran dan ingatan saya melompat tanpa pola, bergerak secara acak, memaksa saya merunut dan mengumpulkan semua ingatan yg berserakan.

Kepingan2 memori tentang hidup dan cinta sangat mendominasi, terutama kepingan memori sejak 7 tahun yang lalu, 7 tahun yg benar2 penuh perjuangan, 7 tahun yg saya rasakan sebagai proses menuju yang namanya "dewasa", 7 tahun yg penuh dengan kejadian2 yg merubah hidup.
7 tahun yg merubah sosok Imam yg anak "baik" menjadi sedikit "liar" dan sediki "berani",

Masih ingat ketika pertama kali saya jatuh cinta, bener2 jatuh cinta, tak usah saya sebutkan di sini siapa orangnya karena bisa menimbulkan kegegeran, karena cinta ini tak pernah saya ungkapkan kepada orangnya. Saya tau saya jatuh cinta sama dia ketika saya menyadari ternyata "kimia" saya dan dia itu begitu kuat, untuk pertama kalinya saya mengalami yg banyak orang katakan atau sebut "Jatuh Cinta". Cintanya itu gak datang secara instan tapi melalui proses yg sangat panjang, berawal dari teman. tapi beruntunglah tak berakhir di ranjang.. Indah sangatlah indah. Saya merasa sangat beruntung ada Dia di cerita hidup saya.
Butuh lebih dari 2 tahun untuk meyakinkan diri saya bahwa dia itu bukan untuk saya. 2 tahun bukanlah waktu yang singkat ketika harus berperang dengan hati dan rasa rindu. Saya menyadari saya sudah move on ketika bertemu dengan dia, yg sebelumnya sangat saya hindari, karena "takut". Setelah bertemu ternyata dia tidak "semenakutkan" yang saya kira. Oh iya Dia juga yg mengisi postingan2 blog saya di FS dan di blogspot. Sekali lagi saya gak pernah Mention nama di blog itu.. :D. Banyak juga notes2 yang saya tulis tentang dia tapi tidak saya publish, hanya menjadi bagian dari memori hardisk di laptop saya.
Masih ingat ketika Dia komen di blog saya, dia bilang "Kenapa mesti Dia, knp gak gw aja", gw bales komen dia "Semua ini tentang kmu, selalu tentang kamu".. :D Dia memang terlalu indah untuk jadi kenyataan..
Sampai sekarang pun saya gak pernah tau bagaimana perasan dia kepada saya. Sempet sih saya pengen tau, tapi biarkanlah itu menjadi rahasia, terkadan lebih baik untuk tidak tau, dan berfikir seolah-olah dia juga merasakan hal yg sama.


Masih di periode yg sama kejadian terbesar yg sangat merubah saya adalah perginya Ayah saya. Seorang Imam di keluarga yang mengajarkan saya berbagai macam pelajaran tentang hidup, Nasihat2nya begitu terasa sekarang manfaatnya. Beliau adalah seorang yang sangat keras, mungkin itulah cara beliau mencintai saya, mendidik saya dengan keras karena beliau tau kehidupan di luar itu sangatlah keras. Seumur hidupnya hanya 2 kali saya melihat beliau menangis, pertama ketika saya di Khitan, dan kedua ketika pertama kali saya meninggalkan rumah untuk menuntut ilmu. Pada saat itu saya merasakan begitu besarnya cinta beliau.
Kehilangan beliau adalah kehilangan terbesar yg saya alami, kejadian yang hampir membuat saya menjadi skeptis terhadap konsep Ketuhanan, dan hampir membuat saya menjadi seorang "Atheis". namun beruntunglah saya karena masih ada Kakek dan Nenek saya yang membimbing saya. Mari kita sebut mereka pembimbing spiritual. Mereka dengan sabar menuntun dan membimbing saya untuk menemukan "Tuhan" dan menemukan jawaban atas semuanya. Ternyata jawaban yang saya cari itu ada di diri saya sendiri, jawaban2 tentang eksistensi Tuhan serta ketentuanNya terhadap Qodho dan Qadar. Tapi tak lama ini mereka juga dipanggil Tuhan setelah mengajari saya banyak hal, mungkin karena tugas mereka telah selesai dalam mengajari dan membimbing saya.
Satu yg bisa saya ambil, ternyata cinta saya kepada mereka tidak sebesar cinta Tuhan kepada mereka.

Periode ini juga saya merasakan bagaimana pontangpanting menyelesaikan kuliah saya. 2tahun lebih hanya untuk menyelesaikan Tugas Akhir. Saya sempat menyesal memasuki universitas dan jurusan tempat saya kuliah..satu hal yg menjadi penghibur saya adalah apabila tidak masuk jurusan itu saya gak akan bertemu teman2 yang sangat "menakjubkan" dan "unik" serta luar biasa. Tak ada jaminan bahwa saya masuk universitas atau jurusan lain saya akan bertemu dengan teman2 yg lebih baik dari mereka.

Saya juga merasakan bagaimana susah dan capenya mencari Rupiah.. pontangpanting kerja dari pagi ampe malam, yg hasilnya bisa dihabiskan hanya dengan hitungan menit, well saya juga jadi mengerti bagaimana cara menghabiskan uang untuk hal yg "tidak penting" dalam waktu singkat.

Kembali ke kepingan ingatan tentang masalah cinta, saya selalu semangat menuliskan tentang itu, entahlah kadang2 patah hati malah bikin saya produktif, dan saya sangat menikmati momen itu. beberapa teman saya menyebut saya gila atau masokis atau apapunlah itu yang artinya menemukan kesenangan dalam rasa sakit.
Setelah move on sama si Dia, saya mulai bermain api lagi, saya gunakan kata "api" untuk cinta, karena kadang2 suka sampe "kebakaran".
Saya skip saja "api"2 yg kecil itu karena hanya meninggalkan sedikit cerita di hidup saya.
Api yg sangat besar membakar saya setahun belakangan ini. Butuh tenaga ekstra untuk memadamkannya. Api yang berawal dari "jempol kaki" saya, klo kata Colbie: "it's start from my toes" ahahha.. gak akan saya ceritakan secara detail di sini, PM please for further info.. :)
Atau mungkin saya ceritakan saja sedikit, awal mula saya merasakan ada "api" ketika pertama kali dia memotong kuku kaki saya yang sudah cukup panjang dan tak enak untuk diliihat, status kita pada saat itu masih berteman, sedikit kaget dan bingung ketika dia "memaksa" saya agar mau dipotongin kuku kakinya, karena seblmnya gak pernah ada orang lain yg motongin kuku kaki saya selain Ibu saya. Dan pada saat itu mulailah ada "Api" (baca: cinta) yg membara.
Namun ternyata kenyataan tidak seindah impian, kembali saya dihadapkan kenyataan bahwa Dia ini bukanlah buat saya, bener kata orang apabila kita berharap terlalu banyak, dan ketika harapan itu tak dapat terpenuhi, hanya sakit dan kecewa yang tersisa. Berkaca pada kegagalan sebelumnya maka I try to fix instead to move on. Tapi setiap kali saya mencoba saya selalu dihadapkan kenyataan yg tidak sesuai harapan.
Pada akhirnya saya memaksa api itu semakin kecil dan meredup, dan akhirnya padam, untuk kedua kalinya saya move on.

Beruntunglah saya dalam periode 7 tahun saya di Bdg saya dikelilingi oleh orang2 "hebat", teman2 setia yg selalu ada dan mendukung semua langkah2 dan keputusan saya. Mereka tak pernah menyalahkan saya dan menyudutkan saya ketika saya salah mengambil keputusan, mereka selalu ada apapun dan bagaimanapun keadaan saya.
Akhirnya saya keluar juga dari Bdg. mencoba hijrah entah ke mana. Menunggu angin berhembus membawa serta saya.

teringat kata2 Imam Syafi'i:
Sungguh aku melihat air yang tergenang membawa bau yang tidak sedap. Jika ia terus mengalir maka air itu akan kelihatan bening dan sehat untuk diminum. Jika engkau biarkan air itu tergenang maka ia akan membusuk.
Singa hutan dapat menerkam mangsanya, setelah ia meninggalkan sarangnya. Anak panah yang tajam tak akan mengenai sasarannya, jika tidak meninggalkan busurnya.
Emas bagaikan debu, sebelum ditambang. Pohon cendana yang tetancap ditempatnya, tak ubah seumpama kayu bakar (kayu api).
Jika engkau tinggalkan tempat kelahirnmu, engkau akan menemui derajat yang mulia ditempat yang baru, dan engkau bagaikan emas sudah terangkat dari tempatnya.


Sekarang saya mencoba menjalani kehidupan yang baru, semangat baru, membuka lembaran2 baru hidup saya..
Saya percaya suatu waktu saya akan menemukan kehidupan dan cinta yang baru, kehidupan dan cinta yg memberi warna dan perubahan dalam hidup, memberi cerita dan warna dalam buku kehidupan saya.



Demi Bangsa Negara Agama dan Persib Bandung!!!

__Kuningan 24 Oktober 2009 sore setelah hujan lebat